Pencari Cahaya
Minggu, 01 Maret 2015
Tempat Baru
Sudah dua minggu aku pindah ketempat yang baru, kosan di daerah JaKal KM 7. Tempat ini nyaman, tenang dan asri. sebuah perpaduan sempurna untukku yang ingin menyepi. Sendiri. Banyak hal kembali aku ingin rancang. Tentang hidupku dan apa yang mau aku lakukan. Aku hanya ingin melakukannya sendiri. Tanpa campur tangan orang lain.
Jumat, 12 Desember 2014
TANTANGAN 120 HARI MENUJU USIA 20 TAHUN
Di 120 hari menuju umur 20 thun
ini aku tersadar pada apa-apa yang belum bisa aku miliki dan kuasai. Butuh usaha,
konsistensi, dan tekad yang kuat untuk mendapatkannya.
1. LANCAR
MEMBACA AL QUR’AN
Oke, bukannya
aku sok alim atau apa. Sebagai umat islam yang berusaha menjadi baik. Sangat
penting untukku membaca Al Qur,an dengan baik dan benar. Sesuai dengan Tahsin,
Tajwid dan Tartil. Syukur jika selain mampu membaca dengan baik, aku juga bisa
mentabburi isi Al Qur’an yang kubaca. Ngga lucu kan, kalo aku bisa baca tapi
ngga tahu apa makna Al Qur’an baik secara kontekstual dan Konseptual.
2. HAFAL
3 JUZ AL QUR’AN
Tiga juz yang
kumaksud disini adalah juz 30 dan beberapa surat yang tersebar. Misalnya seperti
surat Al Mulk yang menjadi sunnah di baca sebelum tidur. Al Waqiah yang menjadi
surat untuk memudahkan kita dalam mencari rizki. Ingat memudahkan ya.... bukan
mendatangkan.
3. MEMPERBAIKI
IP
Satu dosa lagi
kalo semester ini IP ku masih tragis. Banyak orang bilang kalo IP bukanlah
segalanya. Iya, setuju, kalo aku ngga punya orang tua yang biayain aku dan
negara serta rakyat Indonesia yang uang pajaknya di buat untuk subsidi dana pendidikan. Bagusnya
IP juga nanti kembali ke aku juga kan. Misalnya, ngga merasa bersalah saat
ditanya orang tua. Malu saat ditanya saudara dan temen, apalagi sampai di tanya
adik angkatan. IP yang bagus juga bisa memudahkan untuk mendapat kerja.
4. MENCAPAI
BERAT BADAN IDEAL
Banyak alasan
kenapa berat badan ideal itu penting. Alasan pertama adalah kesehatan yang
harus dijaga. Lebih baik sedia payung sebelum hujan kan daripada kehujanan.
Mencapai berat badan ideal adalah langkahku untuk menjaga kesehatan. Sebagai
orang dengan obesitas, aku sadar semua ini harus dihentikan. Berat badan ideal
juga bisa meningkatkan kepercayaan diri.
5. LATIHAN
BELADIRI
Ada temen
“akhwat” yang pernah ngomong gini ke aku “ ngapain sih ikut beladiri? Kan ada
Allah yang bisa menjaga kita.” Ya bener sih apa yang dia katakan, tapi masak
kita sebagai manusia ngga boleh usaha. Sebagai calon arkeolog yang nantinya
akan turun di masyarat. Bekal ilmu beladiri itu penting untuk membela diri. Aku
sadar bahwa orang jahat itu ada, dan tindak Kejahatan dan segala bentuk
kriminalitas itu dapat datang kapan saja dan dimana saja. Belajar beladiri itu
penting kalo menurutku.
6. BISA
BERENANG
Keahlian
berenang itu termasuk keahlian yang di butuhkan manusia untuk bertahan hidup.
Berenang juga olahraga yang menurutku menyenangkan untuk dilakukan. Aku sendiri
sebagai calon arkeolog belum menentukan dengan pasti fokus bidang kerja yang
nanti kulakoni di masa depan. Salah satu yang membuatku tertarik dari semester
1 adalah arkeologi maritim. Sekalipun ngga dituntut untuk bisa berenang, masa
ngga ngiler ngeliat orang lain nyelam dan melihat harta karun di dalam laut.
7. BISA
MEMASAK
Perempuan itu
harus bisa masak, dan aku setuju dengan pendapat itu. Bisa memasak pasti akan
memudahkan hidup di beberapa hal. Sebagai anak kos, bisa memasak tentu mengirit
biaya bulanan. Mau semurah apapun makanan yang aku beli. Tetap lebih murah
masak sendiri. Memasak makanan sendiri, aku pasti bisa menjaga kebersihan dan
kesehatan makananku. Belajar memasak sedari dini juga bisa di jadikan ajang
latihan menjadi Ibu yang baik kan.... hehehe.....
8. BISA
MENJAHIT
Aku banyak
membaca kalo menjahit dapat menjadi sarana pembentukan karakter yang bagus. Di
beberapa rumah sakit jiwa, belajar menjahit dan menyulam mampu membuat pasien
gangguan jiwa mengatur emosinya. Masa sih, celana atau baju robek harus di bawa
ke tukang jahit. Kayaknya lucu nanti kalo punya anak, aku yang jahitin bajunya.
^_^v
9. MENGUSAI
BAHASA INGGRIS
Pengusaan Bahasa
Inggris yang baik akan memudahkan dalam banyak aspek. Banyak bahan pelajaran
yang ditulis dalam Bahasa Inggris baik berupa buku, journal dan artikel. Mengusai
Bahasa Inggris akan membuat kita menjadi pribadi yang lebih bisa bersaing,
karena akan selahkah lebih maju dalam mendapat informasi.
10. MENDAKI
GUNUNG
Gunung-gunung di
Indonesia terlalu indah untuk di acuhkan. Aku juga pengen ngerasain rasanya
berdiri diatas awan. Ada banyak hal yang bisa di dapat dari mendaki gunung.
Olahraga dan rekreasi, pengembangan diri dan mendekatkan diri kita pada tuhan
lewat ciptaannya.
11. BELAJAR
BAHASA JERMAN
Dengan murahnya
biaya kuliah di Jerman. Jerman menjadi tempat belajar yang sangat seksi
menenurutku. Kualitas pendidikan di Jerman serta sarana dan prasarananya sangat
mendukung untuk penelitian. So, kenapa harus mikir dua kali buat menunda
belajar????
12. MENGERTI
TENTANG MESIN MOTOR
Motor itu sudah bagaikan kaki bagi orang Indonesia pada umumnya. Apalagi
aku! Sialnya, aku buta akan hal-hal berbau otomotif. Mengerti motor setidaknya
akan menyelamatkanku saat motor ku mogok di jalan.
13. PUNYA
SURAT IZIN MENGEMUDI DAN PASPOR
Satu dosa besar
lagi adalah dari awal aku memiliki motor di akhir tahun 2009 sampai sekarang
aku belum memiliki SIM. Jadi suka kucing-kucingan kalo ada Pak Polisi. Memiliki
Paspor juga sangat penting, karena dengan banyaknya tawaran beasiswa,
konferensi, study exchenged dan promo tiket pesawat murah yang terlalu sayang
untuk dilewatkan. Keberuntungan hanya bisa di dapat jika kita siap dengan
keberuntungan itukan ?
14. BISA
DESAIN DAN WEB PROGRAM
Ada dua hal yang
membuat Arkeolog di Indonesia sangat jauh tertinggal dengan Arkeolog negara
lain sekalipun secara kualitas dan ilmu pengetahuan tak kalah dengan Arkeolog
dari negara lain. Hal itu adalah kemalasan untuk menulis dan mempelejari
teknologi yang ada. Dengan mempelejari WEB Program setidaknya aku bisa membuat
program baru tentang arkeologi atau membuat sebuah situs web informatif
untuk di baca.
15. TULISANKU
DIMUAT DI MEDIA CETAK
Bisa dalam
bentuk cerita pendek, cerita bersambung, artikel, dan opini yang bisa dimuat
dimedia cetak berupa koran, majalah dan tabloid. Aku tahu rasa malas masih
sangat mengusaiku dalam mencoba untuk menulis. Oke... aku hanya perlu berusaha
dan terus menulis. Ada kata yang sangat aku suka “Menulislah, maka kau akan
abadi.”
16. MENGIKUTI
LOMBA DAN MEMENANGKAN LOMBA
Di mulai dari
lomba-lomba seru di facebook atau twitter, lomba di situs web majalah dan koran,
hingga lomba-lomba seperti PKM dan karya tulis ilmiah.
17. MERAMPUNGKAN
NOVEL PUGUH DAN LIAN
Sejak mendapatkan
ide tentang Puguh dan Lian di November 2012. Sampai detik ini novel ini belum
rampung. Ah... ini saatnya kalian harus lahir dan mati nak.
18. MEMBUAT
RAIHANAH JADI RUMAH YANG INDAH DAN NYAMAN
Mungkin sumua
ini karena sifat acuh dan malas dimana Raihanah, yah bisa dikatakan sudah tak
senyaman dahulu. Ada banyak hal yang harus di perbaiki, di bersihkan dan ditata
kembali. Rumah yang sehat akan membuat orang di dalamnya sehat juga kan.
19. PUNYA
PENGHASILAN SENDIRI
Banyak orang
bilang jika kamu ingin memulai kesuksesan finansial sedini mungkin adalah
dengan membuat langkah berani meninggalkan semua fasilitas dari orang tua. Termasuk
uang jajan setiap bulan. Di usia 20 tahun rasanya mamalukan jika masih disokong
oleh orang tua. Bismillah saja... di usia 20 tahun ini semoga bisa memiliki
penghasilan sendiri. Kalo bisa semester 5 ngga usah lagi minta uang UKT,
Kontrakan dan jajan. Semua harus diusahakan.
20. MENJADI
ORANG YANG BISA BERMANFAAT UNTUK ORANG LAIN
Inti dari semua yang
kutulis adalah bagaimana bisa aku dalam hidup ini tak merepotkan tubuhku dan
orang lain. Terutama orang tua, teman dan setiap orang yang ada dalam hdupku.
Rabu, 10 Desember 2014
LELAH
Saya sampai pada kesimpulan bahwa apa-apa yang terjadi pada hidup saya adalah murni permainan tuhan. Banyak hal yang jika saya pikirkan sangat tidak masuk akal. Intinya saya kesal.
Selasa, 06 Mei 2014
JAMA'AH SHALAHUDDIN : Perhatian, Penerimaan dan Pembaharuan
Pertama kali denger nama JS a.k.a Jama’ah Shalahuddin itu dari Mas ku
yang entah kenapa, semenjak aku berniat kuliah di UGM Jogja giat sekali
mengkaderku. Mbok yao kalo dakwah itu lihat-lihat. Masak anak begajulan kaya
Aku disuruh ikut begituan. Iuh banget. Tapi ya udahlah, Aku dengerin aja semua
khotbahnya dengan khidmat.
Aku saat itu menjadikan UGM hanya
sebagai cadangan kedua setelah UI. Dan akhirnya aku ngga di terima di UI.
Jangan tanya deh gimana perasaanku. Bagaikan teriris sembilu. Pilu. Padahal UI
itu Aku kejar sekali (kejar? Emangnya UI apaan di kejar-kejar) pokoknya Aku
udah belajar dengan sungguh-sungguh dan mengerahkan seluruh tenaga dan upaya. Tapi
gagal.
Aku mulai pesimis dan berpikir
logis. Begini suara hatiku saat itu.
“Tik, UI yang Lo usaha
abis-abisan aja ngga di terima. Apa lagi UGM yang Lo remehin dan ngga belajar
sama sekali. REALISTIS TIK!!!” akhirnya aku memutuskan untuk daftar di UMY
jurusan Perbankan Syariah.
Dengan mudah Aku diterima. Aku sudah lupa dengan
UGM. Lebih tepatnya sengaja melupakan. Aku sudah bersyukur bisa kuliah dan
tidak dinikahkan dengan polisi yang entah kenapa bisa-bisanya nyasar ke rumah. Yang
penting kuliah. Ngga nikah dulu, dan menikmati masa muda(sebenernya Mas Polisi
lumayan sih. Sayang,dia datang disaat yang ngga tepat.*nah loh*)
Saat Aku sudah santai dengan ke
UMY-an ku. Datanglah berita yang menggemparkan. AKU!DITERIMA! DI ARKEOLOGI!
UGM! Oh meeeeennnnnnnn!!!! Akhirnya aku menjadi mahasiswa UGM. Aku minta tolong
ke Mas Ku untuk nyariin kos-kosan. Tapi yang Dia lakukan malah mencarikan aku
pergerakan-pergerakan dakwah.
“Kamu ikut JS aja Tik. Bagus kok
organisasinya. Atau KAMMI UGM, anaknya asik-asik Tik. Oh, kamu kan orangnya cenderung
berpikir pake logika tuh, ikut HTI aja. bla...bla...bla.....” heran ama anak
satu ini. Mbok ya’o kalo mau mengkader orang itu lihat-lihat. Bentukan kaya
gini mana pantes jadi “akhwat”’
Singkat cerita, Aku mendaftar
saat Gelanggang Expo. Yah, apa salahnya di coba. Masuklah Aku di Stan JS. Ada beberapa hal yang membuatku tak nyaman. Akhirnya Aku berniat untuk meninggalkan staan JS dan tak jadi mendaftar. Saat Aku akan pergi, datanglah seorang
Mbak-mbak yang langsung tersenyum ramah padaku. Jujur, senyumnya itu lebar
banget dan agak berlebihan.
“Assamualaikum dek, mau daftar
ya.” Sapanya dan menyalamiku. Dengan halus dia menarik badanku dan memelukku. Aku
dibawa masuk dan diajak wawancara. Dihadiahi
jus melon, namun aku menolaknya. Dia lah Mbak Vira.
Setelah itu, beberapa acara
seperti Pra TK JS #1 dan Mabit di Darus Sholihat. Di Mabit itulah, bisa jadi
aku sedikit mendapat hidayah. Ternyata ini toh yang namanya Ukhuwah. Pantes Mas
ku kalo ngumpul sama temen-temennya bisa ngga pulang-pulang.
Saatnya hari dimana aku TKJS. Kabar
Aku ikut JS membuat diwawancara anak-anak Arkeo. Aku iyakan saja. Mereka memberiku
nasihat macam-macam yang you know lah. JS is bla bla bla. Aku kan hanya
mencoba. Ngga betah yah tinggal move. Gampang kan .
TKJS di penuhi dengan
materi-materi yang menarik sekali untukku. Tidak ada satu materipun yang
membuatku mengantuk. aku mulai nyaman berada disini. Berada dalam dekapan
ukhuwah. Sampai akhirnya semua materi ku lewati dan ada Outbond menyusuri
sungai. Sungainya indah sekali.
Lalu kita dibagikan ke dalam
kelompok-kelompok. Kelompokku diberi nama menjadi kelompok mariam. Kami melewati
pos demi pos dengan cukup baik. Sesekali kami harus membantu kelompok lain dari
penjahat-penjahat yang mengincar bendera kami.
Saat di bawah air terjun. Aku sedikit
emosi karena Mas-masnya jahat banget. Ada ya anak JS tampangnya kaya gitu. Tapi
akhirnya aku diam saja. Aku mencoba mengajak Azam bicara.
“zam, kamu kan pemimpin. Dan kalo
pemimpin sudah ada di tempat. Dia sama aja sudah mewakili semua rakyatnya.” Azam
mengatakan itu ke Mas Penjahat. Tapi mereka berkelit yang aneh-aneh. Akhirya terjadi perdebatan seru antara Ikhwan
dan Akhwat. Sampai- sampai ada Akhwat yang maju ke tempat penjahat dan akhirnya
turun dengan menangis.
Sampai saat itu, barulah
penjahat-penjahat itu melunak. Dan bendera mampu kami dapatkan. Acara diakhiri
dengan khidmat. Ternyata sekarang Aku adalah anak JS. Entah harus senang atau
....
Kehidupan ku tak terlalu banyak berubah setelah TKJS #1 berakhir. Aku masih sering ngga pake kerudung dan make kerudung tipis saat kuliah. Pokoknya pakaianku ngga syar,i. Aku masih seorang Tika. Namun perlahan Aku belajar untuk berubah.
Hidayah itu muncul saat Aku pindah ke Raihanah. Ternyata memakai kerudung syar,i itu tak seribet yang Aku bayangkan. Berbulan-bulan di JS membuatku sadar. Taat malah membuat hidup manusia semakin nyaman. Memasuki TKJS #2 membuatku senang. Aku akan berkumpul dengan teman-teman sama seperti TKJS#1 dulu.
TKJS #2 berbeda dengan TKJS #1 yang isinya outbont dan materi-materi. TKJS #2 lebih ke diskusi dan analisis Shiroh dan Analisis Sosial. Di materi Analisis Shiroh oleh Ustadz Abu Ayub, beberapa kali Aku meneteskan air mata. Saat Materi Analisis Sosial aku ngantuk.
Diskusi yang kami lakukan baik di antara akhwat saja maupun Ikhwan- akhwat semakin membuka luas pengetahuanku. Aku bersyukur berada di tengah kalian semua. Oh ya, ada perjanjian di antara para Akhwat 2013. Kita akan berkumpul lagi di Maskam tanggal tanggal 03 Mei 2024.
Semua acara telah terlewati. Saatnya pengumuman dan Upacara penutupan. Jantungku berdebar lebih cepat. Aku takut sekali tidak lulus. Sayang saja rasanya jika tidak lulus. Akhirnya namaku di sebut. Alhamdullillah. Tapi aku sedih ada temanku yang tidak disebut namanya.
Saat pembacaan Doa, ada banyak hal yang berkecamuk dipikiranku.
"Tik. lo sekarang Aktifis Tik." Aku takut ya Allah. Aku takut tak mampu melindungi agamaMu. Sayup-sayup kudengar lantuanan doa yang semakin kudengar malah membuatku semakin takut. Takut tak mampu. Perjalanan pulang Aku lebih banyak diam dan istigfar.
" Ya Allah. Apa mungkin seorang seperti hamba bisa berdakwah ya Allah. Hamba takut ya Allah. "
satu hal yang harus kulakukan sesampainya di rumah sebaiknya mandi besar dan sholat taubat. Aku melakukannya dan merasa tenang sekali.
Langganan:
Postingan (Atom)